Ah tidak usah di kawasan desa, di Jakarta saja yg menjadi ibu kota negeri ini, krisis air dianggap biasa saja. Kasus kekeringan air di beberapa daerah di Jakarta, saat pasokan bahan baku dari Waduk Jatiluhur ke Palyja menurun beberapa waktu lalu. Di desa. Kalau kurang air tinggal ngumpulin uang, beli satu tangki. Selesai.
Seorang kawan yang lain, dalam sebuah rapat menceritakan hal serupa. Saat teteh yg bantuin di rumahnya terkena gatal-gatal akibat air sungai yg biasa mereka pakai mandi tercemar polusi buangan rumah tangga. Mungkin pada saat aliran besar, tidak jadi masalah. Saat kekeringan seperti sekarang ini, gatal-gatal menjadi ancaman.
Tidak ada yg perlu ditakuti dalam hidup di Indonesia ini. Semuanya mengalir begitu saja. "It’s gonna be OK", kata orang Amrik. Sepenuhnya kita meresapi ungkapan sederhana dan mendalam ini. Dan kita memilih diam. Kalau memang air merupakan masalah, tentunya orang akan bereaksi. Berbuat sesuatu. Nyatanya khan tidak.
Salah kaprah memaknai takdir!
tulisan ini dibuat oleh Rita Mustikasari
gambar mandi sampah diambil dari sini
- 10:43 PM
- gatal2, Krisis Air, orang Indonesia, tidak takut
- 2 comments