Ehmmmm, ada kawan2 jang tidak sempat datang ke Aksi Tjiliwoeng BerGojang kemarin, ... Tidak masalah, ...
Posting ini khoesoes kami persembahkan agar teman poen sahabat bisa melihat (gak boleh pegang) kita orang coba lebih dekat (lagi tentoenya) dengan masjarakat di pinggiran Soengai Tjiliwoeng. Pilih, klik, dan liat gojang-gajing jang paling disoeka.
Maoe lihat di lajar lebar joega bisa, di link ini tentoenya.
Melepas lelah dengan berolahraga adalah suatu panduan gaya hidup sehat yang baik...(katanya melepas stress)...
Pada kota Bogor berolahraga merupakan salah satu kebutuhan sekunder yang diperlukan..lumayan untuk melepas ketegangan dengan ber-olahraga..
Setelah menegangkan otot-otot yang telah kaku dan keras, dan meringankan beban pekerjaan dan olahraga yang telah rutin dan terjadwal, tidak akan sempurna bila tidak ditambah dengan relaksasi. Relaksasi adalah penurunan kadar ketegangan yang telah di-push sedemikian rupa hingga tegang. Releksasi diperlukan guna menyiapkan kondisi fisik dan psikis untuk kegiatan selanjutnya.
Komunitas yang setiap minggunya mempunyai kegiatan "olahraga" dengan memulung sampah di sungai Ciliwung yang merupakan salah satu sungai kebanggaan kota Bogor (KPC/ Komunitas Peduli Ciliwung). Menggelar dankdutaan di 5 lokasi (maunya seeh 7 kalee, tapi hari ke-enam dan ke-tujuh, hujan deres banget..gagal deeh) selama tujuh malam pada daerah sepadan sungai Ciliwung di daerah kota Bogor. Untuk menghibur (relaksasi treatment) para sukarelawan pemulung sungai ciliwung lainnya serta dalam upaya mengenalkan diri & mengajak keterlibatan/ peran serta masyarakat untuk mendukung kegiatan KPC.
Orkes Melayu Gerobak Dorong..atau "Om Gondrong" sengaja didatangkan dari daerah Ciheuleut..untuk menghibur masyarakat sepanjang sepadan Ciliwung wilayah kota Bogor.
Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut ulang tahun Bogor yang ke 527 yang jatuh pada tanggal 4 Juni 2009 dan hari lingkungan hidup. hampir setiap malam selama seminggu bersama dinas Cipta karya dan tata ruang kota Bogor turut serta mendukung kegiatan ini.
Tujuan besar KPC adalah mengajak bersama-sama seluruh masyarakat untuk bersama merawat dan menjaga sungai Ciliwung dari ancaman kerusakan sungai menjadi semakin parah di kemudian hari..dengan kegiatan pemulungan sampah setiap minggu-nya dengan lokasi yang telah ditetapkan bersama terlebih dahulu.
Upaya untuk mendorong, dan mengajak bersama masyarakat sekitar sungai ciliwung untuk turut serta membersihkan lingkungan nya dan mengajak mereka turut serta untuk membersihkan sungai Ciliwung perlu di tempuh dengan cara-cara yang mereka sukai dan merasa dekat....goyang mang...
Warga Sukamulya tercengang dengan kehadiran KPC bersama "om gondrong" (orkes melayu gerobak dorong) nya..dengan tema "Tjiliwoeng Bergoyang" pada Rabu, 9 Juni 2009, yang sangat mendadak
..Sungguh Antusias...
"Kami sangat berterima kasih atas hiburan dankdut, yang di gelar..kalau bisa sering-sering diadakan disini, kecuali kamis malam, warga kami banyak yang khusyuk ibadah di malam jumat itu. jadi jangan bikin acara di malam jumat yaa" ucap pak Jejen yang merupakan RW lingkungan setempat..
Kang Ruby yang merupakan koordinator acara dan lapangan pada hari itu menjelaskan, " kami KPC menggelar acara ini, dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Jadi Bogor ke 527 serta hari Linkungan hidup, semoga hiburan ini dapat memunculkan bakat terpendam daerah ini akan potensi artis dankdut". Tak lama beberapa orang warga langsung menyumbang beberapa lagu dankdut yang cukup menghibur kalangan 'dankdut`ers" Sukamulya..
Beberapa saat kemudian ' datanglah Rahma, biduanita artis lokal sukamulya bertanya, A besok dimana lagi, saya ikut donk!" ucapnya sambil menggerak-gerakkan bokongnya mengikuti irama lagu yang sedang berdengdang. Sayakan sudah latihan berpuluh kali,..nanti kalo ada acara lagi saya yang di tanggep (di ajak ) yaaa..
Para laskar karung KPC memang sudah biasa dengan malu. Kalo tidak pastilah mereka tak akan berani turun ke Ciliwung untuk ambil sampahnya. Setiap hari minggu mereka pun jadi bahan tontonan, bahkan mungkin ejekan dari warga sekitar. Ngapain coba berkotor dan berbasah ria di Ciliwung yang bau dan keruh itu. "Koq gak malu sih?" begitu kira2 komentar mereka.
Tapi dasar laskar karung, tak ada kamus malu dalam menegakkan kebenaran ... [hehehe kaya komentar superhero aja]. Yaa begitulah ... mereka dengan sukarela mencoba membersihkan sungai kotor sambil mengajak serta setiap warga kota yang bersedia ikut. Semua dilakukan dengan tulus ikhlas laksana turun berperang melawan penjajah kumpeni. Mulung terus-menerus tanpa henti setiap hari minggu.
Ada kalanya badan terasa capek, otot2 meregang dan perlu dilemaskan. Bila timbul gejala ini, maka obatnya pun tak perlu mahal. Bukan di apotik atau toko obat mencarinya. Untunglah KPC selalu siap sedia melayani ... tak hanya warga bantaran Ciliwung, namun juga para anggota laskar karung. Solusinya adalah bergoyang dangdut. Tak perlu lagi malu untuk bergoyang. Mulung aja gak malu.
Berikut dua buah foto untuk menambah illustrasi suasana para laskar karung yang sedang mengobati rasa capek karena mulung. Mereka bergoyang dangdut tadi malam di Pasar Warung Jambu.
“Ayoo Mang … jangan malu2. Kang Dadaaang … paling cakep, hayu goyang bareng saya. Jangan lupa mari kita goyang untuk Ciliwung tercinta …”
Di mana kira2 kita bisa temukan komentar2 seperti itu? Yup … kalo anda pernah nonton panggung dangdut di kampung2, pastinya anda akan temukan komentar2 tersebut. Kenapa panggung2 seperti itu lebih sering kita jumpai di kampung? Jawabnya yaa sederhana saja … karena masyarakat umum di Indonesia itu adalah masyarakat yang tidak terbuka, penuh keakraban, dan ndeso (kampungan). Biasanya kalo kita sudah berada di kota, maka kita semakin jarang dan malu untuk menikmati musik dangdut beserta goyangnya.
Nahh …. berhubung komunitas kita ini selayaknya menjadi komunitas warga biasa-biasa, yang tidak mengenal kelas, maka mungkin wajar jika kita menyelenggarakan panggung dangdut. Tentu saja ini bukan panggung dangdut biasa. Ini adalah panggung dangdut dalam rangka merebut hati warga Bogor yang lain untuk mewujudkan mimpi Ciliwung.
Acaranya … Panggung Dangdut Keliling “Tjiliwoeng Bergojang” Akan dilakukan selama 7 malam berturut2 @ 2 jam per malam Grup musik: OM GONDRONG (orkes melayu gerobak dorong) Tempat: sekitar pemukiman di sepanjang bantaran Ciliwung
Mari teman2 … kita meriahkan acara tersebut.Karena tidak lain dan tidak bukan, panggung keliling ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Jadi Kota Bogor.